Archive for August, 2007

My daily wishes …

Friday, August 31st, 2007

My 
daily wish is that we may
See good in those who pass our way;
Find in each a worthy trait
That we shall gladly cultivate.

               

See in each one passing by
The better things that beautify
A softly spoken word of cheer,
A kindly face, a smile sincere.

               

I pray each day that we may view
The things that warm one’s heart anew;
The kindly deed that can’t be bought
That only from good are wrought,

               

A burden lightened here and there,
A brother lifted from despair,
The aged ones freed from distress;
The lame, the sick, brought happiness.

               

Grant that before each sun has set
We’ll witness deeds we can’t forget;
A soothing hand to one in pain,
A sacrifice for love - not gain.

               

A word to ease the troubled mind Wishes_for_you1

Of one whom fate has dealt unkind.
So, friend, my wish is that we may
See good in all who pass our way.

Bahaya Syirik ..

Friday, August 31st, 2007

                   

DOSA SYIRIK

A. MAKNA SYIRIK

Dakwah Syirik berarti
  menjadikan tandingan bagi Allah, atau menyekutukanNya dengan selainNya (makhluk),
  Rasulullah saw. bersabda:
  Rasulullah saw. pernah ditanya: Dosa apakah yang paling besar ? Beliau menjawab:
  Engkau jadikan sekutu bagi Allah padahal Dia Yang telah menciptakanmu (HR. Bukhari
  dan Muslim).

Kata "nidd" dalam hadits di atas berarti sepadan atau sekutu sebagaimana
  terdapat dalam firman Allah SWT:
  "karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal
  kamu mengetahui". ( QS. Al-Baqarah : 22)
  Syirik adalah dosa yang paling besar dan tidak terampuni, Allah SWT berfirman:
  "Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni
  segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya.
  Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang
  besar". (QS.an Nisa’ :48)

Allah sangatlah tidak suka dipersekutukan dengan sesuatu dalam beribadah kepada-Nya,
  karena hanya Dia sematalah yang berhak untuk diibadahi (disembah), ditakuti,
  dicintai, dan diharapkan, Allah swt berfirman:
  "Dan sesungguhnya mesjid-mesjid itu adalah kepunyaan Allah. Maka janganlah
  kamu menyembah seseorangpun di dalamnya di samping (menyembah) Allah.".
  (QS. Al-Jin :18)
  Jadi Allah tidak ridha terhadap perbuatan syirik, sebagaimana tidak ridha terhadap
  kekufuran, dalam surat az-Zumar : 7 dijelaskan:
  "Jika kamu kafir maka sesungguhnya Allah tidak memerlukan (iman)mu dan
  Dia tidak meridhai kekafiran bagi hamba-Nya; dan jika kamu bersyukur, niscaya
  Dia meridhai bagimu kesyukuranmu itu ."( QS. Az-Zumar : 7 )

Karena itulah Allah swt mengutus para nabi dan rasul demi memerangi kekufuran
  dan kesyirikan, Allah berfirman:
  " Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga)
  agama itu hanya untuk Allah belaka." ( QS. Al-Baqarah :193)

B. MACAM-MACAM SYIRIK

Berdasarkan dalil-dalil dari kitab dan sunnah, syirik itu ada dua macam; syirik
  besar dan syirik kecil. Syirik besar adalah menjadikan sekutu bagi Allah swt
  baik dalam ibadah maupun dalam rububiyah dan asma wa sifat-Nya. Artinya bahwa
  syirik ini bisa terjadi dalam uluhiyah Allah, bisa juga terjadi dalam rububiyah-Nya.
  Contoh yang terjadi dalam uluhiyah Allah, seseorang yang berdo’a kepada selain
  Allah, misalnya ia berkata di atas kuburan salah seorang yang dianggap wali:
  "Wahai sang Wali fulan tolong gampangkan urusan saya", atau "Tolong
  lapangkan rizki saya" dsb. Adapun syirik yang terjadi dalam rububiyah Allah,
  maka seperti seseorang yang mengimani bahwa di alam raya ini ada tuhan selain
  Allah yang bisa menciptakan, menghidupkan, mematikan dsb. Pada dasarnya syirik
  dalam rububiyah ini hampir tidak terjadi, karena setiap orang, baik muslim maupun
  kafir sama-sama meyakini bahwa di alam raya ini hanya ada satu tuhan saja, kecuali
  segelintir orang seperti yang mengimani ada tuhan cahaya dan ada tuhan kegelapan,
  tetapi walaupun demikian mereka meyakini bahwa tuhan cahaya lebih utama. Orang
  kafir di zaman jahiliyah mereka menyekutukan Allah dalam Uluhiyah-Nya, karena
  itu mereka menyembah patung, berhala dsb, tetapi meskipun demikian mereka meyakini
  bahwa bumi beserta segala isinya adalah milik dan ciptaan Allah Yang Esa.
  Allah berfiman :
  "Dan sungguh jika kamu bertanya kepada mereka: "Siapakah yang menciptakan
  langit dan bumi", niscaya mereka menjawab:"Allah". ( QS. Az-Zumar:38
  )

Syirik besar adalah dosa yang sangat besar dan tidak terampuni, artinya jika
  ada seseorang yang berbuat syirik lalu ia mati sebelum bertaubat, maka tidak
  diragukan lagi tempatnya adalah neraka.
  "Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti
  Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada
  bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun." (QS.al-Maidah :72)

Adapun syirik kecil atau dikenal dengan syirik khafiy, maka hampir tidak seorangpun
  yang selamat darinya, sesuai dengan namanya "khafiy" artinya samar,
  karena itu dalam suatu riwayat Rasulullah menggambarkannya:
  "Dari Abu Musa al-’Asy’ari, ia berkata :" Rasulullah berpidato di
  hadapan kami seraya bersabda ,’ Wahai manusia sekalian takutlah kalian terhadap
  macam syirik yang satu ini ( syirik kecil ) karena ia lebih kecil ( samar )
  dari pada langkah seekor semut !’,kemudian Abu Musa bertanya , ‘ Bagaimana kami
  menghindarinya sedagkan ia lebih kecil dari pada langkah seekor semut wahai
  Rasul ? Beliau menjawab ,’ Ucapkanlah Ya Allah kami berlindung kepada-Mu dari
  menyekutukan-Mu dengan sesuatu sedangkan kami tahu, dan kami mohon ampun-Mu
  dari yang tidak kami tahu."(HR. Ahmad dan Ibnu abi Syaibah).

Kalangan ulama mencontohkan syirik kecil ini dengan riya’, artinya ingin dipuji
  orang lain, dan ini merupakan sesuatu yang sulit untuk dihindari, karena itu
  Rasulullah saw. bersabda:
  Dari mahmud bin Lubaid, bahwasanya Rasulullah s bersabda : " Sesungguhnya
  yang paling aku takutkan terhadap kalian adalah syirik kecil, maka para sahabat
  bertanya , Apa syirik kecil itu wahai Rasul ?, beliau menjawab, ‘ Riya’ , nanti
  di hari kiamat Allah akan berfirman kepada manusia ketika Dia memberikan pahala
  dan balasan atas segala amal perbuatan ; Pergilah kalian kepada orang-orang
  yang kalian harapkan pujiannya ketika kalian melakukan amalan selama di dunia
  ! dan lihatlah apakah kalian akan mendapatkan balasan dan pahala dari mereka
  ?"(HR. Ahmad).

C. BAHAYA SYIRIK

Apabila tauhid bisa mendatangkan berbagai macam buah dan manfaat, maka sebaliknya
  syirik yang merupakan lawan tauhid dapat menimbulkan banyak ekses negatif, bahaya
  dan kerusakannya antara lain:

1. Pelecehan martabat manusia
  Ketika seseorang menyembah sesuatu selain Allah, artinya yang dia sembah itu
  makhluk yang tidak dapat memberikan manfaat atau madharat, dan bisa jadi yang
  menjadi sesembahan itu lebih hina dari pada penyembahnya, seperti binatang,
  bebatuan, pepohonan, sementara yang menyembahnya adalah manusia yang diberi
  akal sehat, nalar yang kuat, maka dengan perbuatannya itu masihkah ada kehormatan
  dan harga dirinya sebagai manusia yang punya banyak kelebihan seperti di atas
  ? dan apakah ada pelecehan terhadap martabat manusia yang lebih parah dari pada
  syirik ? .

2. Pembenaran khurafat
  Ini terjadi manakala manusia berkeyakinan bahwa selain Allah ada yang bisa mendatangkan
  manfaat atau marabahaya, seperti keyakinannya kepada Allah. Kemudian dari kepercayaan
  ini lahirlah cerita-cerita khurafat, takhayyul, kisah-kisah batil yang tidak
  dapat diterima oleh akal sehat, serta tidak dapat dibenarkan oleh hati sanubari
  manusia.

3. Syirik adalah kedhaliman terbesar
  Dengan jelas sekali Allah menerangkan bahaya syirik yang merupakan dosa terbesar,
  dalam firman-Nya :
  "Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi
  pelajaran kepadanya:"Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah,
  sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar".
  (QS.Luqman :13)
  Mana ada kezaliman yang lebih besar dari pada balasan yang diberikan seorang
  hamba kepada Tuhan Yang telah menciptakannya, kemudian ia menyekutukan-Nya ?
  ibaratnya seseorang diberi hadiah tetapi bukannya ia berterimakasih pada yang
  memberinya, sebaliknya ia malah berpaling dan yang lebih menyakitkan lagi, ia
  berterimakasih kepada yang lain.

4. Syirik menyebarkan hal-hal negatif
  Orang musyrik tidak mempunyai rasa percaya pada diri sendiri, setelah tidak
  percaya kepada Allah. Ia selalu mengandalkan sesuatu selain Allah, baik itu
  manusia, benda mati seperti ajimat, pusaka dll. Ia menjadikan manusia sebagai
  perantara untuk mencapai tujuannya, sakit pergi ke dukun, ingin naik jabatan
  pergi ke dukun, ingin banyak uang pergi ke kuburan si anu dll. Akibat dari itu
  semua timbul banyak penipuan, banyak dukun-dukun palsu, harta sesama dimakan
  dengan cara batil maraknya kasus pencabulan dan seabrek efek negatif yang lain.

5. Syirik mengantarkan ke neraka
  Sudah tidak bisa dipungkiri lagi bahwa syirik merupakan dosa terbesar yang tiada
  lain balasannya adalah neraka, maka adakah sesuatu yang lebih berbahaya dari
  pada syirik.
  Allah berfirman:
  "Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti
  Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada
  bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun ". (QS. Al-Maidah :72)
  Rasulullah saw. bersabda :
  Dari Jabir, ra beliau berkata , " Kemudian ada seoranglaki-laki datang
  menghadap Rasulullah eraya bertanya : " Wahai Rasul apakah dua hal yang
  menghantarkan kepada sesuatu ?, maka beliau menjawab , ‘ Barang siapa yang mati
  tanpa menyekutukan Allah dengan sesuatupun maka ia masuk syurga, dan barang
  siapa yang mati sedang ia menyekutukan Allah, maka ia masuk neraka." (HR.
  Muslim).

D. KESIMPULAN

Dari uraian di atas kini nyatalah bagi kita betapa berbahayanya dosa syirik.
  Sebagai penutup rubrik, alangkah baiknya kalau kita ingat kembali uraian dari
  awal dalam bentuk kesimpulan sebagai berikut :
  1. Syirik adalah perbuatan menyekutukan Allah, baik dalam kapasitas-Nya sebagai
  pencipta (rububiyah), maupun dalam kapasitas-Nya sebagai satu-satunya Dzat yang
  berhak menerima ibadah (uluhiyah).
  2. Syirik terbagi menjadi dua; syirik besar, dan syirik kecil.
  3. Syirik besar menyebabkan kekalnya seseorang dalam neraka.
  4. Syirik banyak menimbulkan efek negatif dalam kehidupan manusia.
  5. Nabi saw. mengajarkan kepada umatnya agar selalu berdo’a memohon perlindungan
  dari Allah agar terbebas dari dosa syirik.
  Dan semoga setelah kita tahu hal ini kita dilindungi oleh Allah dari kemusyrikan
  baik yang kecil apalagi yang besar, baik yang kita tidak sadar, terlebih-lebih
  yang kita sadari, sebagaimana Rasulullah saw. selalu berdo’a dan menganjurkan
  para sahabatnya untuk meminta perlindungan dari Allah dari perbuatan syirik.

Abu Yusuf M. al-Faiz, Lc.